kulit aku persis kulit ayam dicabut bulu, romanya timbul, permukaannya tidak rata, bila kau pulang, bila kau ada depan mata, bila susuk tubuh kau berdiri dan bernafas dan berdegup di hadapan aku, mengingatkan aku pada apa yang aku kehilangan selama ini, mengingatkan aku pada sebab sebenar aku bertahan, mengingatkan aku pada mengapa aku berkeputusan untuk menghabiskan sepanjang hayat aku bersama engkau.
senyuman engkau,
airmata engkau,
semuanya aku ingin tadah.