Saturday, November 27, 2010

takut .

Aku ada masalah.
Masalah penakut.
Kalau kau tahu benda-benda yang pernah jatuh atas riba aku,
benda-benda yang sedang menunggu kata-terima aku,
(seperti sekarang, tiba-tiba banyak rezeki, alhamdulillah, bukan tak alhamdulillah, cuma aku penakut),
kau akan jadi lagi tak faham dengan aku.
That makes two of us.
Tak tahulah.
Belajar tinggi, belajar tak tinggi,
naik gaji, tak naik gaji,
orang kenal, orang tak kenal,
orang suka, orang tak suka,
aku tetap penakut.
Aku pandang cermin,
aku nampak budak perempuan yang selalu jatuh basikal dulu,
selalu dikejar anjing (siapa pun tak tolong) dulu,
selalu dibantai dengan kayu dan tali pinggang dulu.
Tapi ini bukan cerita semalam,
ini cerita aku penakut sampai bila-bila.
Aku rasa jawapannya cuma satu:

Aku bukan tak cukup bagus.
Aku tak cukup iman.